Tips Mengurangi Resiko Penyakit Ginjal

Tips Mengurangi Resiko Penyakit GinjalSetiap orang memiliki potensi dengan ginjal yang sehat dan berfungsi dengan baik hingga tua.  Tetapi, banyak orang yang mengabaikan kondisi ginjal mereka.  Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan pada ginjal masih kurang.
Penyakit diabetes, tekanan darah tinggi atau sejarah keluarga ikut serta mempengaruhi peningkatan resiko sakit ginjal ini.  Kerusakan fungsi ginjal biasanya berlangsung dengan perlahan dengan waktu yang lama.  Karena, disaat seseorang mengalami gagal ginjal, orang tersebut akan mengalami sakit ginjal terlebih dahulu dengan waktu yang lama.  Oleh karena itu, sebaiknya masyarakat mulai menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan ginjal kita. Mulai melakukan pencegahan dan mendeteksi sejak dini pada penyakit ginjal.
Untuk mengurangi resiko penyakit ginjal, ini ada beberapa langkah yang dapat anda coba.
1. Melakukan Pengujian
Bila merasa beresiko, sebaiknya segera melakukan pengujian dalam tes kesehatan secara rutin.  Kebanyakan masyarakat suka menunda pemeriksaan, tes dan pencegahan dapat mencegah terjadinya penyakit ginjal.  Ada dua jenis tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui penyakit ginjal:
• Tes urine untuk albumin
Albumin adalah salah satu dari tipe protein.  Protein dalam urin merupakan tanda dini adanya bahaya pada ginjal anda.  Ketika terlalu banyak mengeluarkan protein dalam urin, filter pada ginjal akan mulai rusak dan dapat menyebabkan resiko bocor.
• Tes darah untuk kreatinin
Kreatinin adalah produk limbah dari metabolisme pada otot yang dibuang oleh ginjal.  Kadar kreatinin digunakan untuk memperkira estimated glomerular filtration rate (eGFR) yang merupakan ukuran pada kemampuan ginjal yang menyaring limbah dari darah.
2. Mengatur tekanan dan kadar gula dalam darah
Penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi merupakan dua penyebab terbesar bagi penyakit ginjal.  Kedua penyakit ini berpotensi untuk merusak pembuluh darah pada ginjal.
Sedikit peningkatan pada tekan darah (prehypertention) dan gula darah yang merujuk pada kondisi prediabetes yang dapat membahayakan ginjal. Pada prehypertention dan prediabetes sebaiknya tidak dianggap remeh dan segera melakukan pencegahan untuk penyakit ginjal.
3. Perhatikan skala indeks massa tubuh
Dengan menjaga berat badan untuk tetap sehat akan memberikan efek yang baik pada kesehatan ginjal.  Berat badan berlebih mengindikasikan bahwa ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring racun dalam proses metabolisme masa tubuh yang meningkat.
Resiko ini juga dialami dengan penderita obesitas yang mempunyai peluang lebih besar menderita diabetes dan hipertensi yang berujung pada penyakit ginjal.  Untuk dapat mengurangi resiko tersebut, sebaiknya dengan segera mengurangi berat badan berlebih pada penderita diabetes dan darah tinggi.
4. Berhenti merokok
Merokok juga dapat memperburuk penyakit dan kondisi pada ginjal. Berhenti untuk tidak merokok memanglah sulit, tetapi perubahan tersebut penting untuk menjaga kesehatan pada ginjal dan keseluruhan pada tubuh.
5. Olahraga dan hati-hati saat makan
Dengan sifat menyerang yang lama, pada kegiatan dan pilihan menu harian memiliki dampak yang tidak sama dalam pencegahan penyakit ginjal.  Rutin berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat dapat mengurangi resiko perkembangan penyakit pada ginjal.
Pilihan menu, anda dapat memperhatikan asupan garam dan kadar pada sodium dalam pengolahan makanan.  Kedua bahan tersebut dapat menyebabkan hipertensi yang dapat mengganggu kesehatan pada ginjal.
6. Waspada dalam memilih obat
Beberapa resep dan obat yang ada dipasaran, bebas disaring oleh ginjal. Ginjal mengolah dan menyaring racun pada obat dari dalam tubuh. Sebaiknya baca label dan menimbang resiko dan keuntungan dari mengkonsumsi obat.  Hindari mengkonsumsi obat dengan berlebihan, dapat membahayakan ginjal, misalnya pada ibuprofen dan naproxen.
Itu tadi beberapa tips untuk mengurangi resiko penyakit ginjal, semoga dapat bermanfaat bagi anda.