Tips Mengembalikan Badan Setelah Melahirkan

Tips Mengembalikan Badan Setelah MelahirkanMemiliki bayi sudah menjadi impian yang terwujud bagi kita dan menurunkan berat badan pasca melahirkan adalah misi utama kita.
Walaupun sebagian besar berat badan yang kita dapatkan selama masa kehamilan adalah karena bayi anda, terkadang alasan ini dipakai agar bisa makan dengan porsi yang besar.  Keinginan konsumsi makanan secara berlebih dapat menyebabkan berat badan bertambah dan hanya setelah melahirkan anda telah menyadari.
Tetapi jangan di jadikan ini menjadi alasan untuk menyerah, cara yang tepat untuk mendapatkan kembali bentuk badan ideal dengan cara yang lebih sehat, antara lain:
1. Tetap Aktif
Setiap kali mendapatkan kesempatan untuk bergerak, naik sepeda, jalan – jalan, lakukan apa yang terasa baik dan pada saat yang sama hal ini dapat membantu melatih tubuh anda.  Lebih baik lagi bila mengajak anak saat melakukan rutinitas ini.  Anda dapat memilih kegiatan yang melibatkan anak seperti melakukan yoga untuk ibu dan bayi.  Ajak seluruh keluarga untuk berpartisipasi, karena kegiatan ini akan menjadi motivasi yang lebih besar bagi mereka dan tujuan mereka akan lebih mudah untuk dicapai.
2. Makan Setiap 3 Jam
Biar tidak merasakan lapar, hal yang dapat diperhatikan adalah menjaga kadar gula darah tetap stabil.  Makan setiap tiga jam adalah cara yang paling baik untuk menjaga kestabilan gula darah.  Antara waktu makan, konsumsi buah, satu porsi sereal dan buah, dan yoghurt.
3. Makan dengan Perlahan
Membiasakan untuk makan dengan perlahan, memakan lebih pelan dapat merangsang otak untuk mengirim pesan kenyang yang lebih cepat dan secara otomatis dapat terhindarkan dari pola makan yang berlebihan.
4. Memilih Makanan Sehat
Menyiapkan lemari es pribadi.  Usahakan agar lemari es terisi dengan makanan yang sehat agar bisa menyiapkannya dengan cepat. Simpan sayur, fillet ikan, dada ayam dan buah – buahan.
Makan makanan yang berwarna, semua warna yang ada pada pelangi.  Artinya konsumsi makanan dari berbagai macam sumber vitamin.
Pada saat sarapan, makan protein esensial, karbohidrat, dan vitamin.  Semua pada nutrisi ini akan memberikan tenaga sepanjang hari.  Makan biji – bijian seperti oats bersama dengan buah dan susu skim atau green tea.  Bila ingin sesuatu yang lebih, padukan buah, yoghurt dan sereal dalam satu menu.  Anda pun mendapatkan sarapan yang sehat dan dapat anda minum.  Pilihlah smoothie yoghurt, blueberry, jus jeruk, dan biji rami.  Buat variasi setiap seminggu.
Bila tidak mempunyai banyak waktu untuk memasak, daripada memakan sesuatu yang pertama kali muncul di pikiran anda saat bayi anda sedang tidur.  Makan makanan sehat yang telah dimasak sebelumnya dalam jumlah yang banyak dan sisanya simpan di lemari es.  Ketika bayi anda telah bangun akan lebih mudah untuk sedikit lebih santai tanpa harus memasak makanan terlebih dahulu. Kapanpun anda pergi, makanlah sebatang sereal, segelas susu kedelai yang tidak didinginkan dan buah.
5. Baca Label Produk Saat Membeli Makanan
Bila anda satu paket makanan dan membaca label pada bungkusnya, jangan hanya membaca pada kalorinya, tetapi baca semua dan periksa kandungan apa yang memiliki nilai paling besar.  Hindari makanan yang mengandung lemak hydrogenated.  Lemak ini termasuk lemak olahan yang tidak dapat diolah oleh tubuh. Sebaiknya belajar mengetahui makanan yang di makan dan usahakan untuk memilih makanan segar dan alami.
6. Pilih Makanan Alami
Pilih makanan yang segar dan usahakan pada kondisi yang alami. Hindari sayuran yang terlalu lama dimasak.  Hindari dahulu segala macam kue dan makanan fermentasi.  Pilih makanan yang kaya akan nutrisi.  Secara garis besar, anda harus menghindari semua jenis makanan olahan termasuk minuman berkarbonisasi, jus yang tidak 100% dari buah asli dan makanan yang telah dimasak pada supermarket.
7. Jaga Tingkat Energi
Kekuatan untuk menurunkan berat badan karena kehamilan harus didasari pada diet yang memungkinkan anda untuk menurunkan berat badan dan pada saat yang bersamaan menjadi tenaga anda yang masih tetap tinggi.  Sehingga kesehatan bayi dan kualitas ASI tidak berpengaruh.  Diet seimbang dengan mengkonsumsi protein, lemak dan karbohidrat dapat membantu menjaga kestabilan gula darah dan menjaga agar anda tidak ngidam.
Kuncinya, makan tiga hingga lima sajian buah, empat sajian sayuran setiap hari, 70 – 100 gram protein setiap makan dan dua porsi biji – bijian yang kaya akan serat dan karbohidrat seperti nasi merah, oatmeal, dll.
8. Menjadikan Gaya Hidup Sehat Sebagai Pegangan Hidup
Berlatih menjalankan gaya hidup sehat, berolahraga, dan makan makanan yang sehat.  Jadikan hal ini menjadi kebiasaan yang baik, ajak seluruh keluarga untuk berpartisipasi yang dapat memberikan pengetahuan seputar hidup sehat.  Dengan cara ini anda juga mendidik anak untuk hidup sehat, bimbing mereka untuk memperoleh kebiasaan yang sehat dan hidup dengan kesehatan yang lebih baik.
Semoga tips diatas dapat membantu anda untuk menjalani gaya hidup sehat, dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kebiasaan yang sehat.