Mengurangi Asupan Gula, Lemak, dan Garam

Mengurangi Asupan Gula, Lemak, dan GaramAsupan gula, lemak dan sodium yang berlebih dapat berdampak pada penyakit kronis.  Terlalu banyak mengkonsumsi gula dan lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan, akan meningkatkan kadar kolesterol dan beberapa masalah kesehatan lainnya.  Bila mengkonsumsi sodium yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dan tekanan darah tinggi yang menempatkan tekanan ekstra pada sistem peredaran pada darah dan akan meningkatkan resiko penyakit gagal jantung, jantung, stroke, gagal ginjal dan beberapa masalah kesehatan lainnya.
Mengurangi asupan gula, garam dan lemak pada menu harian anda memang tidak mudah, ya. Terlebih untuk masyarakat Indonesia yang telah terbiasa dengan mengkonsumsi hidangan berlemak dan asin ( pada makanan manado, batak, padang). Jadi, bila asupan pada tiga bahan ini dikurangi, maka anda dapat membuat pantangan tersendiri. Bila anda dapat melampauinya, kemungkinan anda akan terbebas dari puluhan penyakit kronis. Terutama untuk mereka yang berusia lebih tua atau pada kondisi medis tertentu.
Untuk solusi mengganti gula, lemak dan garam adalah bumbu dan rempah – rempah.
1. Bumbu dan Manfaatnya
Rempah – rempah dan herbal tidak hanya makanan rasa tanpa kalori tambahan, menurut penelitian bumbu ini mengandung senyawa yang dapat mengurangi gejala tertentu atau dapat mencegah penyakit. Sebut saja, kemangi, jintan hitam, cengkeh, bawang putih, jahe, daun salam,mustard, rosemary dan thyme memiliki sifat obat dan terapi.
2. Gunakan Setiap Hari
Menggunakan rempah – rempah dan herbal tidak berarti harus membuat makanan yang rumit, anda perlu menambahkan salah satu bumbu pada menu masakan sehari – hari. Semisal, anda dapat mencampurkan cacahan bawang putih, minyak zaitun, basil dan jus lemon sebagai salad buatan sendiri. Daun bawang, daun ketumbar, mint atau kemangi pada salad atau sandwich. Pala dan kayu manis pada oatmeal atau roti panggang. Daun bawang dan peterseli kedalam telur orak – arik.
3. Pembelian, Penyimpanan, dan Kualitas
Rempah – rempah sangat mudah ditemukan di Indonesia. Bila ingin menanam di halaman rumah, cara ini sangat bagus sekali. Karena salah satu pengolahan rempah – rempah yang baik adalah ketika masih dalam kondisi yang segar. Bila membeli di pasar tradisional atau swalayan, sebaiknya pilih rempah – rempah dengan aroma yang kuat, bebas dari serangga, tidak berjamur, tidak layu dan tidak berlendir.
4. Untuk memperpanjang usia rempah, bungkus batang pada handuk atau kertas basah dan taruh pada kantong plastic di lemari es. Tetapi sebelum di taruh di lemari es, pastikan untuk mencucinya.
5. Bila membeli bumbu kering, periksa tanggal kadaluarsa, tanggal pembuatan, tanggal pembelian. Cara ini mencegah basi nya barang yang beredar di pasaran.
6. Setelah dibuka kemasannya, sebaiknya gunakan maksimal enam bulan saja. Setelah enam bulan tadi, baik itu habis ataupun tidak habis sebaiknya dibuang.
7. Rempah segar umumnya memiliki aroma yang lebih kuat dibanding dengan bumbu kering.
8. Sebaiknya tidak membeli bumbu basah yang ada di pasaran, karena pada bumbu basah rentan sekali untuk terjangkit bakteri dan menggunakan penyedap rasa dan pengawet makanan.
Itu tadi beberapa tips untuk mengurangi asupan gula, lemak dan garam yang terkadang asupan tersebut dapat merugikan bagi kita. Anda dapat mencoba melakukan tips diatas untuk mengganti ketiga asupan tersebut dengan rempah – rempah yang saya jelaskan diatas yang baik dan sehat untuk anda semua. Semoga artikel tersebut dapat membantu anda untuk hidup sehat.