Mencegah Luka Pada Pasien Diabetes

Mencegah Luka Pada Pasien DiabetesKomplikasi yang sering terjadi pada diabetes mellitus adalah kaki diabetic. Pada pasien diabetes mellitus terdapat beberapa gangguan pada :
1. Pembuluh darah kecil (mikroangiopati)
2. Pembuluh darah besar (makroangiopati)
3. Gangguan syaraf (neuropati)
Gejala gangguan pada syaraf berupa rasa kebas, kesemutan, rasa nyeri berkurang atau tidak ada rasa nyeri sama sekali.  Hilangnya reaksi pada kaki menyebabkan tekanan berulang pada kaki yang akhirnya terjadi kerusakan jaringan lunak.  Selain itu, penderita menjadi tidak peka terhadap suhu atau benda asing (benda tajam) sehingga mempermudah terjadinya luka.  Gangguan pada pembuluh darah yang diakibatkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga meningkatkan resiko terjadinya kaki diabetic pada pasien diabetes mellitus.
Luka pada kaki diabetic lebih sulit untuk sembuh dan dapat menjadi semakin parah bila tidak segera diobati.  Komplikasi utamanya adalah infeksi dan amputasi.  Keseluruhan penderita diabetes, 15% yang menderita ulkus diabetes pada kaku, dan 12-14% yang menderita ulkus diabetes pada kaki memerlukan amputasi.
Perawatan kaki pada penderita diabetes bertujuan untuk mencegah terjadinya luka, beberapa tips untuk merawat kaki pada pasien diabetes mellitus:
1. Sebaiknya berjalan menggunakan alas kaki, termasuk berjalan di pasir dan di air.
2. Periksakan kaki setiap hari, melaporkan pada dokter bila kulit terkelupas, kemerahan atau terdapat luka.
3. Memeriksa alas kaki dari benda asing sebelum memakai, seperti kerikil atau benda tajam lainnya.
4. Selalu menjaga kaki dalam keadaan bersih, tidak basah dan sebaiknya mengoleskan krim pelembab pada kulit yang kering.
5. Potonglah kuku secara teratur
6. Keringkan kaki dan sela-sela jari setelah dari kamar mandi. Biarkan kaki tetap kering.
7. Menggunakan kaos kaki dari bahan katun yang tidak menyebabkan lipatan pada ujung jari kaki.
8. Bila terdapat mata ikan atau kalus, tipiskan secara teratur.
9. Jika terdapat kelainan bentuk kaki, gunakan alas kaki yang dibuat khusus.
10. Sepatu tidak boleh terlalu sempit atau longgar dan jangan memakai hak tinggi.
11. Jangan menggunakan bantal atau botol yang berisi air panas atau es batu untuk kaki.
Perawatan luka pada kaki sangat penting, tetapi yang paling penting adalah mengontrol kadar gula darah dan penyakit yang menyertai seperti hipertensi, kolesterol, dll.