Manfaat Seledri Bagi Kesehatan

Manfaat Seledri Bagi KesehatanSeledri dikenal sebagai bahan sayuran penambah aroma masakan, seledri juga dikenal tanaman obat.  Meskipun dengan bentuk yang kecil, seledri mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.
Tanaman dengan aroma khas ini terbukti berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker, menjaga kesehatan sistem peredaran darah yang baik untuk jantung.
Berikut ini ada beberapa fakta kesehatan pada daun seledri.
1. Seledri mengandung vitamin A dan zat besi seperti kalium, mineral dan zat besi.
2. Banyaknya sayuran atau tanaman yang akan kehilangan vitamin setelah dimasak, tetapi seledri berbeda.  Kandungan vitamin pada tanaman seledri ini akan tetap utuh sekitar 80% meskipun telah dimasak.
3. Memiliki manfaat bagi para atlet, karena nutrisinya dapat mengganti cairan elektrolit pada tubuh yang hilang.
4. Bila merasa gerah karena sengatan sinar matahari, anda dapat menggunakan jus seledri untuk mendinginkan tubuh.
5. Tanaman seledri dapat mengurangi keinginan untuk mengkonsumsi makanan manis dan makanan yang membuat berat badan bertambah.
6. Tanaman seledri dapat menurunkan tekanan darah dan menjaga ginjal berfungsi dengan baik.
7. Dapat mencegah pembentukan batu di kantung empedu dan dapat menghindarkan dari sembelit.
8. Dapat menghindarkan dari kanker perut.
9. Dapat menenangkan sistem saraf dan dapat mengontrol tekanan darah tinggi.
10. Akar dari tanaman seledri efektif untuk mengembalikan nafsu makan yang hilang.
Manfaat tanaman seledri bagi kesehatan.
1. Mengandung antioksidan
Tanaman seledri mengandung antioksidan dengan jenis luteolin dan flavonoid yang dapat membantu menangkal radikal bebas pada tubuh. Luteloin berguna untuk meningkatkan metabolisme tubuh.
2. Sebagai Bahan antiinflamasi
Tanaman seledri mengandung zat anti-inflamasi dan efektif mencegah masalah tulang seperti nyeri sendi dan osteoartharitis.
3. Meningkatkan imunitas
Tanaman seledri kaya akan vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan dalam menjaga sistem kekebalan bagi tubuh.  Vitamin C memungkinkan untuk produksi kolagen yang dapat membantu melindungi otot dan jaringan pada kulit untuk menjaga kesehatan kulit dan melawan penyakit.
4. Memperkuat tulang
Seledri mengandung vitamin K yang memiliki peran dalam proses sintesis protein (jenis osteocalcin) sehingga akan meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.
5. Melindungi jantung
Tubuh manusia menghasilkan asam amino yang disebut dengan homosistein yang dapat mengganggu fungsi normal pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.  Seledri juga mengandung vitamin B9 (folat) yang dapat mengubah asam amino menjadi molekul sederhana yang akan melindungi dari serangan jantung, penyakit kardiovaskular dan penyakit stroke.
6. Membantu mencegah kanker
Senyawa organic miristisin pada seledri terbukti dapat mencegah perkembangbiakan sel kanker dalam tubuh.  Miristisin juga mengaktifkan enzim dan membantu menetralkan senyawa berbahaya tertentu penyebab kanker usus dan prostat.
Dampak buruk dari seledri
Meskipun seledri baik untuk kesehatan dan aman ketika dikonsumsi, terdapat beberapa efek samping yang muncul saat mengkonsumsi seledri.
Bagi ibu hamil, konsumsi seledri terutama dengan bentuk minyak dan seledri segar sangat tidak disarankan karena dapat membahayakan bagi ibu hamil dan buah hati.  Mengkonsumsi seledri dengan jumlah yang banyak akan membuat uterus berkontraksi sehingga dapat menimbulkan keguguran.
Bagi ibu menyusui, belum ditemukan informasi mengenai jumlah aman konsumsi tanaman seledri ini.  Untuk terhindar dari efek samping bagi ibu menyusui, sebaiknya untuk tidak mengkonsumsi seledri terlebih dahulu.
Tanaman seledri juga dapat memberikan efek alergi bagi orang yang sensitive terhadap beberapa rempah – rempah dan tanaman seperti wortel liar dan dandelion.  Alergi yang disebabkan karena konsumsi seledri disebut dengan “celery-carrot-mugwort-spice syndrome”
Bagi anda yang memiliki masalah pada ginjal, konsumsi seledri sebaiknya dihindari.  Karena bila anda mengkonsumsi seledri dengan jumlah banyak dapat menyebabkan peradangan.