Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Manfaat Madu Untuk KesehatanDahulu sebelum zat antibiotic ini ditemukan sekitar tahun 1930, madu masih digunakan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit.  Berpindahnya masyarakat cara pengobatan modern, madu semakin tersisih.  Saat ini banyak bakteri yang menjadi resisten terhadap berbagai obat – obatan, dan sekarang banyak orang yang kembali memanfaatkan madu untuk pengobatan.
Madu adalah makanan alami yang mengandung berbagai zat gizi seperti, karbohidrat, protein, vitamin, dekstrin, mineral, asam amino, komponen aromatic dan pigmen pada tumbuhan.  Dari hasil penelitian para gizi ditemukan bahwa madu memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi daripada berbagai produk ternak lain seperti daging, telur, susu, mentega dan keju (82,3% lebih tinggi).  Setiap 100 gram madu murni memiliki nilai gizi 294 kalori atau bisa dibandingkan dengan 1000 gram madu murni yang setara dengan lima puluh butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau 1680 daging.  Dari hasil penelitian terbaru, diketahui bahwa zat atau senyawa yang terkandung pada madu begitu komplek yakni mencapai 181 jenis.
Setelah dilakukannya penelitian terhadap kandungan kimia yang terdapat pada madu dan manfaatnya dapat dijelaskan secara ringkas istimewa nya pengobatan menggunakan madu dari penyakit yang menimpa tubuh manusia.
1. Menyembuhkan Penyakit Anemia (Kurang Darah)
Madu yang mengandung zat kimia yang sangat bermanfaat untuk menambahkan jumlah hemoglobin pada sel darah merah.  Salah satu manfaat madu adalah bisa menjadi obat bagi para penderita anemia.
2. Menyembuhkan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan
Untuk menyembuhkan penyakit infeksi saluran pernapasan adalah dengan menghirup larutan madu 10% (dicampur dengan air panas) selama lima menit.  Dari hasil penelitian telah ditetapkan bahwa persentase keberhasilan pengobatan dengan madu ini adalah 90%.  Karena madu mengandung zat yang mudah menguap dan sangat bermanfaat untuk pengobatan dan pada persentase keberhasilan untuk menyembuhkan penyakit influenza.
3. Mengobati Luka Dan Borok
Madu yang selama berabad – abad telah dimanfaatkan untuk perawatan luka dan borok.  Madu mengandung glukosa dan enzim yang disebut dengan oksidase glukosa.  Dengan kondisi yang tepat, oksidase glukosa dapat mencegah glukosa pada madu yang menjadi zat hydrogen peroksida, zat yang mempunyai sifat antiseptic yang kuat.  Madu kemasan tidak dapat melakukan reaksi ini.
4. Menurunkan Glukosa Dan Kolesterol Darah
Meskipun memiliki rasa yang lebih manis dari gula, madu mempunyai indeks glikemik yang rendah karena dapat diserap oleh aliran darah dengan cara bertahap.  Bila anda mempunyai penyakit diabetes wajib untuk mengurangi makanan yang memiliki indeks glisemik tinggi, karena dapat menimbulkan lonjakan pada glukosa darah.
Madu adalah alternatif pemanis yang paling aman daripada dengan gula atau gula sintetis.  Pada penelitian yang dilakukan bahwa madu dapat menurunkan glukosa pada darah.  Vitamin dan mineral alami pada madu dapat membantu untuk menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat yang ada pada tubuh.
5. Meringankan gangguan kolesterol.
Madu dapat meringankan gangguan kolesterol bila dikonsumsi setiap hari secara rutin.
6. Menyembuhkan Penyakit Lambung
Madu adalah zat yang dapat melakukan reaksi alkali.  Reaksi ini dapat menetralkan asam dengan cara membentuk garam.  Madu merupakan obat utama yang dapat menetralkan asam lambung dan penyakit yang ditimbulkannya seperti infeksi usus dua belas jari dan infeksi lambung. Untuk mengkonsumsi madu adalah saat lambung kosong dari makanan. Pada penelitian, madu dapat menyebabkan berkurangnya zat asam dan hilangnya nanah infeksi setelah pengobatan dengan cara diminum beberapa minggu dari masa pengobatan.
7. Menyembuhkan Penyakit Diabetes
Manfaat madu lainnya adalah mengobati gejala penyakit gula dan komplikasinya.
Konsumsi zat kimia selain gula berguna untuk membersihkan makanan dan minuman pada pasien diabetes, seperti zat sokrol dengan rasa yang enak. Tetapi zat tersebut memiliki efek samping tubuh.  Para peneliti meneliti zat lain selain sokrol dan gula putih (tebu).
Para ilmuwan menyebutkan bahwa pasien diabetes bila konsumsi madu akan mengalami perubahan di dalam hati menjadi gula hewan atau gula otot (glikogen) dan biasanya tubuh akan mendapatkan manfaat secara alami. Adanya perbedaan yang besar antara gula hewan dan gula otot dengan gula anggur (glukosa).  Gula buah (sukrosa) dapat membentuk sebagian besar madu (45%).
Pada penelitian di Jerman menyatakan bahwa 50% gula buah (sukrosa) pada tubuh akan berubah menjadi zat glikogen yang bermanfaat bagi pasien diabetes.  Madu adalah obat bahan pembersih makanan dan minuman terbaik. Pemberian madu pada pasien diabetes 40 gram dan tanpa mengubah apapun pada pengobatan pasien diabetes, terbukti tidak akan meningkatkan kadar gula.
8. Mengobati Kemandulan
Pada penelitian di Yunani menggunakan cairan madu dalam kurun selama bertahun – tahun untuk dapat memperkuat sperma pria.  Hanya dengan dua sendok makan madu secara rutin diminum sebelum tidur akan menyuburkan sperma.  Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang kesulitan untuk hamil dan ingin memperkuat rahim selalu konsumsi bubuk kayu manis dan pengobatan ini selama berabad – abad yang lalu.  Pada wanita yang kesulitan untuk hamil sebaiknya sering untuk mengoleskan madu dan satu sendok the bubuk kayu manis di gusi.  Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan akan masuk ke tubuh.
9. Madu Mengobati Encok Atau Radang Sendi
Ambil satu bagian madu dan dua bagian air hangat suam kuku.  Tambahkan dengan satu sendok teh bubuk kayu manis.  Campurkan bahan tersebut. Lalu pijat pada bagian tubuh yang sakit secara perlahan.  Rasa sakit encok akan berkurang dalam waktu sekitar satu hingga dua menit.  Pada penderita encok atau arthritis dapat meminum satu cangkir air panas dengan dua sendok makan madu dan satu sendok teh bubuk kayu manis setiap harinya, dikonsumsi pada pagi dan malam hari.