Kurang Tidur Jadi Penyakit!

kurang tidur jadi penyakitBeberapa penelitian telah menjelaskan tentang ditemukannya hubungan tidak langsung antara kurang tidur dengan beberapa potensi resiko pada kondisi penyakit degeneratif, seperti:
• Obesitas,
• Diabetes tipe 2,
• Gangguan pada jantung.
Akan tetapi, bukti yang menyebutkan bahwa kondisi seperti ini benar-benar langsung disebabkan karena kurangnya tidur yang masih di sayangkan dengan jumlah yang sedikit.
Pada awal 2013,  sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Sleep Research Center dan University Surrey menyatakan bahwa mereka menemukan hubungannya secara langsung.  Mereka menemukan dengan cara melihat bagaimana tidur yang ternyata dapat merubah gen seseorang.  Pendapat ini di dasari pada setiap sel dalam tubuh manusia memuat informasi berupa DNA,  dan informasi DNA inilah yang dapat berubah akibat kurangnya tidur.
Pada penelitan lain yang setuju dengan pendapat diatas juga menjelaskan bahwa kurangnya tidur selama dua hari berturut-turut dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah.  Para peneliti mempercayai bahwa dalam waktu yang lama,  kurangnya tidur dapat berpengaruh pada gangguan jantung.
Penelitian diuji terhadap delapan orang dewasa dengan batas usia dari 20-35 tahun.  Mereka hanya diizinkan tidur selama empat jam setiap harinya selama tiga hari berturut-turut,  dan pada hari ketiga ditemukannya bahwa kemampuan dari pembuluh darah mereka untuk meningkatkan laju sirkulasi darah menurun drastis.
Menurut beberapa para ahli,  sebaiknya anda untuk menjaga pola tidur dengan mengurangi kebiasaan begadang, lebih baik mencegah daripada mengobati.