Khasiat Jambu Biji

Khasiat Jambu BijiBila mengingat nutrisi vitamin C, banyak orang lebih mengingat buah jeruk daripada buah jambu biji.  Dengan jawaban ini, bisa jadi jeruk dan vitamin C sama – sama memiliki rasa masam.  Selain itu di medi masa selama ini lebih banyak mengambil ikon jeruk dan hasil olahannya sebagai sumber    vitamin C.  Buah jeruk memang kaya akan vitamin C yang terbukti baik bagi tubuh, tetapi pada jambu biji mengandung vitamin C yang lebih baik lagi.
Untuk perbandingan, setiap 100 gr jeruk manis kita jumpai vitamin C : 49 mg, tetapi pada jambu biji dengn berat yang sama ditemukan vitamin C hampir dua kali lipat yaitu 95 mg.  Kandungan vitamin C pada jambu biji memang masih dibawah vitamin C jambu monyet (197 mg) dan gandaria (110 mg).  Tetapi karena jambu monyet dan gandaria jarang dijumpai di pasaran, jambu biji dianggap sebagai sumber vitamin C yang paling baik dengan harga yang murah.
Pada sebagian besar vitamin C, jambu biji lebih konsentrasi pada kulit dan daging bagian luar yang lunak dan tebal.  Pada kandungan vitamin C, jambu biji mencapai puncak menjelang matang.
Menurunkan kolesterol dan tekanan darah
Selain kaya vitamin C, jambu biji juga penyedia kalium yang baik.  Kalium ini berfungsi untuk meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengendalikan keseimbangan cairan sel tubuh, mengaktifkan kontraksi otot dan membantu mengatur tekanan darah.  Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total trigliserida darah dan tekanan darah pada penderita hipertensi esensial.
Pada peneliti di Amerika Serikat, menjelaskan bahwa menambahkan jambu biji sebanyak 0,5 – 1 kg ke dalam diet pasien hipertensi esensial selama empat minggu ternyata berdampak positif terhadap kolesterol dan tekanan darah si penderita.  Kolesterol total darah penderita turun 8% dan tekanan darah sistol dan diastole turun rata – rata 7,5 dan 8,5 mmHg.  Pada penelitian masih di Amerika Serikat menyatakan bahwa pengurangan kolesterol darah oleh jambu biji cukup bermakna, karena penurunan 1% kolesterol sama dengan mengurangi resiko penyakit jantung kira – kira 2%. Dengan mengkonsumsi jambu biji 0,5 – 1 kg per hari selama empat minggu dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung sebesar 16%.
Zat Antikanker
Selain mengandung vitamin C dan kalium, jambu biji kaya akan likopen. Kandungan likopen adalah senyawa karotenoid (pigmen penting pada tumbuhan yang memberikan warna merah) yang memiliki aktivitas antioksidan untuk menangkal radikal bebas, maka dapat melindungi tubuh dari serangan berbagai macam penyakit terutama pada kanker.
Pada percobaan yang dilakukan terhadap tikus dan sengaja dibuat mengidap tumor, menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi ekstrak makanan kaya likopen dapat mengurangi jumlah tumor dan memperkecil daerah tumor secara signifikan daripada tikus yang tidak memperoleh perlakuan. Makanan yang digunakan adalah tomat, yang merupakan salah satu sumber utama likopen pada pola makan masyarakat barat.
Pada riset epidemilogis menunjukkan bahwa likopen memberikan efek perlindungan pada tubuh dan beberapa jenis kanker.  Pada penelitian di Itali (termasuk 2.706 kasus kanker rongga mulut dan tekak, lambung, usus besar, kerongkongan dan dubur) menunjukkan peningkatan mengkonsumsi likopen dapat memberikan perlindungan yang konsisten untuk semua jenis kanker alat pencernaan makanan.
Pada penelitain yang dilakukan 733 kasus kanker prostat mengungkapkan, mengkonsumsi likopen berhubungan dengan pengurangan resiko kanker itu.  Jumlah porsi makanan yang kaya likopen, seperti tomat dan hasil olahan dari tomat secara signifikan dapat menurunkan resiko kanker prostat.
Buah tomat memang merupakan penyedia nutrisi likopen yang unggul. Pada jambu biji biasa kadar likopennya lebih tinggi dari kadar likopen tomat segar.  Pada tomat dengan warna merah tua, kandungan likopen mencapai 2573 µg/100gr dan kandungan likopen jambu biji merah mencapai 5204 µg/100 gr.
Memperkuat daya tahan tubuh
Mengkonsumsi jambu biji setiap hari dapat memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.  Karena jambu biji merupakan sumber unggul vitamin C, mengkonsumsi dapat meningkatkan kesehatan pada gigi, gusi dan pembuluh kapiler dan dapat membantu menyerap zat besi dan penyembuhan luka.  Hanya mengkonsumsi jambu biji sebanyak 65 gram, vitamin C rata – rata yang dianjurkan untuk setiap orang sudah terpenuhi.