Khasiat Buah Mengkudu

Khasiat Buah MengkuduPengobatan cara tradisional telah banyak digunakan sebagai pengobatan alternatif.  Masyarakat dunia sekarang telah kembali menggali potensi pengobatan dengan cara tradisional dengan dukungan penelitian terbaru. Indonesia salah satu negara yang kaya dengan bahan baku obat, seharusnya kita harus bisa memanfaatkan peluang ini.  Salah satu potensi obat tradisional adalah mengkudu.
Mengkudu atau disebut dengan morinda citrifolia atau di Jawa disebut dengan pace merupakan salah satu tanaman berdaun hijau yang hidup di daerah pantai dengan ketinggian 400 meter diatas permukaan laut. Mengkudu berasal dari Asia, Australia dan pulau di lautan Pasifik
Meski di alam terdapat beberapa jenis tanaman mengkudu, mengkudu merupakan jenis obat yang paling banyak khasiatnya.  Di Hawaii telah diproduksi secara komersil produk tradisional berkhasiat dengan merk Lamecto yang menggunakan 100% Morinda Citrifolia.
Obat tradisional
Di Hawai, Amerika Serikat buah mengkudu disebut sebagai buah noni yang dipercaya oleh penduduk asli Hawaii memiliki nilai pengobatan yang luar biasa sehingga disebut dengan The sebagai tanaman “ajaib” Hawaii.  Khasiat mengkudu menjadi dasar pengobatan di daerah Hawaii.  Beberapa penyakit yang dipercaya dapat disembuhkan oleh buah mengkudu adalah tekanan darah tinggi (hipertensi), radang lambung, arthritis, luka, depresi mental, senilitas, kurang nafsu makan, kejang menstruasi, atherosklorosis, gangguan saluran darah, dan bahkan pada ketergantungan obat.
Mengkudu diminum dalam bentuk sari buah (jus), tetapi buah yang telah matang memiliki bau yang tidak sedap sangat menyengat, sehingga tidak ada proses pemanasan terkadang memang agak susah untuk diminum.  Oleh sebab itu, pada mengkudu sering ditambah dengan sari buah lainnya. Yang paling sering digunakan sebagai campuran adalah sari asam jawa atau jus tamarin.
Xeronine
Buah mengkudu mengandung komponen bioaktif, alkaloid alami yang disebut dengan xeronine.  Oleh alat pencernaan dalam tubuh dapat diubah menjadi senyawa aktif penting yang berarti bagi fungsi semua sel pada tubuh manusia.  Xeronine pada mengkudu dapat mengaktifkan kelenjar tiroid dan timus yang berguna sebagai sistem kekebalan pada tubuh dan regenerasi selular dari sel yang mengalami kerusakan.
Xeronine adalah molekul alkaloid yang berukuran kecil yang memiliki sifat fisiologis aktif dengan ukuran sekitar pikogram : 10 – 12 gram.  Xeronine terdapat dalam sebuah sel yang sehat, termasuk pada mikroba, sel tanaman ataupun binatang.  Tetapi jumlah molekul alkaloid bebasnya sangat rendah atau sangat kecil.
Meski buah mengkudu mengandung jumlah xeronine bebas yang sangat kecil, tetapi buah mengkudu memiliki sejumlah prekusor yang cukup besar untuk xeronine yaitu proxerorine.  Proenzim proxerorine berfungsi untuk menyelaraskan kerja sel dalam darah.
Xeronine juga memiliki dampak pada kasus kebakaran kulit, xeronine akan mengubah sistem procollogenase dalam proses spesifikasi secara aman dan cepat dan menggantikan kulit yang telah mati akibat kebakaran.  Pada penelitian menunjukkan adanya efek analgesic dari ekstrak tanaman mengkudu.  Dalam hal itu dilakukan beberapa pengalaman bahwa secara tradisional tanaman mengkudu sering digunakan sebagai obat analgesic umum.
Pada penelitian lain, menjelaskan bahwa ekstrak mengkudu mengandung senyawa yang dikenal sebagai inhibitor terhadap fungsi dan pertumbuhan K-RAS-NRK sel (prekusor bagi kanker tertentu).  Hal ini membuat mengkudu efektif untuk mencegah dan bahkan untuk menyembuhkan berbagai macam serangan penyakit kanker hingga 67%.
Waktu mengkonsumsinya
Pada jus mengkudu sebaiknya dikonsumsi ketika perut kosong karena bila dikonsumsi sewaktu perut kenyang dapat menurunkan khasiatnya.  Enzim pepsin dan asam (HCL) yang terdapat pada lambung akan merusak enzim yang mampu membebaskan xeronine.  Bagi orang sakit berat, meminum jus mengkudu sewaktu perut kosong jarang mengalami masalah, karena penderita tersebut biasanya sudah sedemikian sakit, sehingga penderita ingin makan apa saja.
Pada orang sehat yang ingin meminum jus mengkudu untuk menjaga kesehatan, dianjurkan agar mengkonsumsi 100 ml jus mengkudu setengah jam sebelum sarapan.  Saat itu jus mengkudu secara cepat melewatai lambung masuk kedalam usus kecil, di darah itu proenzim diubah menjadi enzim aktif.
Untuk memperoleh khasiat yang maksimal, mengkudu atau jus mengkudu tidak diminum bersamaan dengan kopi atau teh, tembakau ataupun alkohol.  Sebaiknya menggunakan buah yang masih hijau, karena banyak mengandung komponen yang berkhasiat dan rasanya tidak begitu menyengat.