Kematian Disebabkan Daging Olahan

Kematian Disebabkan Daging OlahanDaging olahan seperti sosis, ham dan bacon disebutkan menjadi salah satu penyebab beberapa penyakit serius di dunia.  Pada penelitian yang dipublikasikan oleh BMC Medicine menemukan asosiasi positif antara pengkonsumsian daging olahan dengan kematian yang terbukti pada penyakit jantung dan juga pada penyakit kanker.
Resiko kematian akibat penyakit kanker lebih tinggi 43% dan pada resiko kematian akibat penyakit jantung lebih tinggi 70% pada orang yang mengkonsumsi daging olahan lebih dari 160 g/hari daripada yang tingkat konsumsi daging olahan sekitar 10 g/hari sampai 19.9 g/hari.
Penelitian dilaporkan oleh EPIC (European Prospective Investigation Into Cancer and Nutrition) yang dilakukan di 10 negara dengan subyek sebanyak satu setengah juta orang yang menunjukkan bahwa angka kematian lebih tinggi jika mengkonsumsi daging olahan sebanyak 50 g/hari.
Yang menjadi penyebab:
Para peneliti menegaskan bahwa daging olahan yang mengandung lemak tersaturasi,  kolesterol dan bahan lainnya lebih tinggi daripada jenis daging lain. Pada kandungan ini dipercaya yang menjadi faktor pemicu kanker.
Dr. Rohrmann berpendapat bahwa mengkonsumsi daging olahan juga sama dengan perilaku konsumen yang termasuk dalam merokok,  aktivitas fisik yang kurang dan rendahnya pengkonsumsian buah-buahan dan sayuran.
Solusi:
Untuk terhindarnya dari resiko akibat penyakit kanker dan resiko kematian yang diakibatkan pada penyakit jantung adalah dengan membatasi konsumsi daging olahan.  Cara pengkonsumsian daging olahan sebaiknya tidak mengkonsumsi setiap hari dan tidak mengkonsumsi dengan jumlah yang banyak.  Karena para peneliti berpendapat bahwa sebanyak 3,3% angka kematian dini dapat dicegah jika seseorang mengkonsumsi daging olahan kurang dari 20 g/hari.
Wah ngeri juga ya kalau kita sering mengkonsumsi daging olahan dengan jumlah yang banyak dan dengan mengkonsumsi secara rutin. Apakah anda sering mengkonsumsi daging olahan?