Fakta Diet Soda

Fakta Diet SodaBagi yang ingin berdiet untuk menurunkan berat badan tetapi ingin merasakan kenikmatan yang sama dengan yang tidak berdiet, seringkali memilih minuman bersoda dengan cap ‘diet’.  Minuman dengan cap ini memang memiliki kadar kalori yang lebih rendah bila dibandingkan dengan regular atau non diet.  Secara umum minuman soda regular mengandung 143 kalori sedangkan pada cap ‘diet’ hanya mengandung satu kalori.
Bila di pahami lebih lanjut, minuman diet soda mengandung aspartame yang disamping sudah mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) terkadang memiliki efek samping seperti pusing, sakit kepala, perubahan mood atau juga reaksi pada kulit.
Meski memiliki kandungan rendah kalori, ternyata minuman soda diet dapat menyebabkan peningkatan berat badan.  Karena kandungan aspartame yaitu pemanis buatan yang terdapat pada minuman diet soda yang menyebabkan tubuh ‘meminta’ tambahan kalori.
Penelitian menjelaskan bahwa bila anda menawarkan tubuh sesuatu yang terasa seperti mengandung banyak kalori tetapi pada kenyataannya tidak, maka tubuh menjadi waspada terhadap kemungkinan bahwa terdapat sesuatu dan akan mencari tambahan kalori.
Pada keadaan ini dapat merangsang selera makan dan menyebabkan ingin menambah makan.  Sama halnya dengan meminum minuman yang manis dapat membuat anda menginginkan makanan manis lainnya yang dapat mengarah pada bertambahnya berat badan anda.
Pada penelitian di Amerika mendapatkan bahwa terdapat 41% peningkatan resiko terjadinya berat badan berlebih dari setiap kaleng atau botol diet soda yang diminum seseorang setiap harinya.
Berdasarkan dari penelitian tersebut, ternyata minuman diet soda tidak lebih baik bila dibandingkan dengan reguler soda.  Sebaiknya tidak mengkonsumsi sama sekali minuman diet soda dan meminum air putih yang lebih menyehatkan.