Diabetes Vs Olahraga

Diabetes VS OlahRagaPara penderita diabetes mellitus tipe 2 yang melakukan aktivitas fisik dapat menghilangkan lemak berakumulasi pada organ hati dan perut dan dapat meminimkan resiko penyakit jantung.

Penderita diabetes sebaiknya melakukan olahraga secara teratur karena dengan olahraga dapat menurunkan berat badan dan melatih organ jantung, paru-paru dan hati. Olahraga dapat mempengaruhi penumpukan lemak. Beberapa teori olahraga dapat mempengaruhi penumpukan lemak di area-area pada tubuh belum jelas, tetapi beberapa bukti bahwa lemak pada organ-organ dalam seperti hati dan jantung lebih berbahaya daripada lemak yang terdapat pada bawah kulit. Karena lemak dalam atau viscera fat dapat mengeluarkan beberapa jenis hormone yang mempengaruhi produksi kalori pada tubuh.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Leiden meneliti laki – laki sebanyak 12 orang yang di usia baya menderita diabetes melakukan olahraga ringan hingga sedang selama 6 bulan secara intensif. Olahraga tersebut dilakukan selama 3,5 jam sampai 6 jam per minggu dengan pola makan mereka ubah. Hasil penelitian tersebut ternyata tidak terjadi perubahan pada fungsi jantung, tetapi dari volume lemak yang terdapat di jantung dan paru-paru serta area perut menurun drastis.

“Hati merupakan organ yang penting dalam regulasi distribusi lemak pada tubuh, reduksi lemak pada hati dan lemak visceral dengan olahraga dapat mempunyai efek terhadap akumulasi lemak di tempat lain, seperti pembuluh darah yang bisa memicu plak jantung” , kata seorang dokter universitas leiden.