Dampak Buruk Akibat Kurang Tidur

Dampak Buruk Akibat Kurang TidurBila tidur anda kurang dari tujuh jam, dapat dipastikan itu bukan waktu yang cukup. Sebaiknya anda tidak menyepelekan masalah kurangnya tidur. Penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung sebagai akibat dari kurangnya tidur, adanya konsekuensi negative akibat dari kurangnya tidur.
Setelah tidur semalaman, umumnya orang akan bangun pagi dengan kondisi yang segar dan sebaliknya negatif untuk kesehatan.  Berikut beberapa efek negatif dari kurang tidur bagi wanita:
Pada penelitian menyebutkan bahwa gangguan pada tidur, sering bangun dengan badan kurang bugar akibat tidur yang kurang berkualitas meningkatkan peradangan pada wanita sehingga menyebabkan munculnya serangan jantung koroner.  Peradangan parah sering terjadi pada wanita daripada pria.
Pada sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang makan terlalu banyak tetapi tidak cukup tidur, cenderung akan mudah gemuk dan memiliki resiko tinggi mengalami obesitas.  Kurang tidur akan membuat pembakaran kalori tidak optimal.
Berdasarkan survey yang diadakan di Amerika Serikat, wanita akan lebih mudah marah daripada pria saat bangun tidur.  Wanita memang lebih banyak membutuhkan tidur daripada pria, termasuk mengalami penderitaan fisik dan mental yang lebih besar dibandingkan dengan pria bila jam tidurnya berkurang.
Ketika lelah, mungkin akan terjadi perubahan sementara pada emosi anda misalnya mudah menangis dan cengeng.  Menurut ahli penyakit dalam dan obat tidur di Illionis menyebutkan bahwa setidaknya 50% orang depresi karena memiliki masalah insomnia.  Neurotransmitter memiliki peran dalam siklus bangun tidur yang berhubungan dengan hormone suasana hati misalnya serotonin.  Bila sering murung sebaiknya temui psikolog dan konsultasikan murung yang anda alami akibat kurang tidur atau sebaliknya.
Pada penelitian yang dimuat pada jurnal Sleep menunjukkan bahwa tingkat akurasi dalam mengerjakan tugas yang membantu daya ingat dapat berkurang hingga 15% bila kurang tidur.  Tidur akan membantu otak untuk mengumpulkan informasi, sehingga tanpa waktu istirahat yang cukup otak akan kesulitan untuk menyimpan data yang penting.
Pentingnya tidur berkualitas juga berhubungan dengan berat badan. Menurut penelitian menunjukkan bahwa kurang waktu tidur selama tahunan akan memilik pengaruh pada metabolisme, meningkatkan resiko obesitas dan diabetes mellitus.
Pada penelitian menunjukkan bahwa antibodi pada tubuh orang yang kurang tidur dalam menerima vaksin 50% lebih lemah daripada orang yang waktu tidurnya cukup.  Pada kadar C-reaktif protein sebagai tanda resiko penyakit jantung akan meningkat bila terbiasa tidur larut.
Selama tidur, tubuh akan memproduksi melatonin, hormone yang mengatur siklus tidur.  Berkurangnya waktu tidur berarti mengurangi proses sintesis melatonin.  Cukup tidur akan membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Melatonin akan meningkatkan efektivitas vitamin C, sumber antioksidan lainnya.
Dari serangkaian penelitian ditemukan bahwa orang yang kurang tidur memiliki potensi berbahaya pada ekspresi gen, yaitu pemicu seringnya grogi.
Disaat anda kurang tidur, mungkin anda akan merasa menggigil.  Dalam hal ini, disarankan untuk menjaga suhu kamar tidur sekitar 23 derajat celcius karena suhu yang panas dapat menyebabkan gangguan pada tidur.
Penemuan penelitian dari Inggris raya menyatakan bahwa dengan mengurangi tidur, fungsi dari pembuluh darah dan pernapasan akan terganggu.
Pada sebuah penelitian yang dilakukan 10 tahun terhadap 16.000 orang di Copenhagen menghubungkan antara kurang tidur dengan peningkatan resiko kematian.
Tidur yang cukup itu sangatlah penting.  Para wanita sebaiknya tidur yang cukup biar besok pagi tidak timbul hal yang merugikan dan sebaiknya tidur malam dalam kamar yang gelap karena memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.  Menurut ahli biologi mengatakan bahwa tubuh tidak akan memproduksi hormone melatonin ketika ada cahaya.  Hormone melatonin merupakan hormone yang dapat menjaga kekebalan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.