Bau Mulut

Bau MulutBau mulut salah satu masalah dari gigi dan mulut yang paling sering ditanyakan pada konsultasi gigi dan mulut.  Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan gigi dan mulut anda, meskipun sudah rajin menyikat gigi namun bila caranya kurang benar dan pembersihannya tidak maksimal sehingga masih berpotensi menimbulkan bau mulut yang tidak sedap.  Periksakan ke dokter gigi untuk mendeteksi lebih dini karies dan kalkulus (karang gigi) yang sangat besar peranannya dalam menimbulkan bau mulut tidak sedap.  Memakan makanan yang berbau tajam atau mengandung sulfur juga berpotensi menimbulkan bau mulut.
Bila ada gigi yang lobang, biasanya sisa makanan terjebak disitu dan sulit untuk dibersihkan dan jika membusuk maka akan menimbulkan bau mulut.  Bila posisi gigi tidak normal (misalnya gigi miring atau bergeser karena ada gigi yang hilang) maka tonjolan gigi akan mendesak makanan ke sela-sela gigi lawan.  Hal ini sering terjadi pada gigi belakang yaitu gigi premolar (gigi geraham kecil) dan molar (geraham).  Bila seperti itu, sikat gigi saja tidak cukup, bulu sikat gigi tidak dapat menjangkau sela gigi apalagi arah penyikatannya horizontal (kekanan dan ke kiri).  Karena itu sela gigi harus dibersihkan dengan dental floss atah benang gigi yang ada di apotik.
Lidah jangan dilupakan, karena permukaan lidah tidak rata dan sering luput dari pembersihan saat menyikat gigi yang mengakibatkan penumpukan kotoran dan sel epitel yang sudah mati dan menjadi bakteri yang berkoloni.  Bila ini dibiarkan, dapat berdampak pada bau mulut yang tidak sedap, sebaiknya lidah juga harus disikat, dapat disikat menggunakan sikat gigi biasa tetapi jangan ditekan berlebihan yang nantinya dapat melukai lidah.