Asupan Sehat Untuk Menghindari Kanker Payudara

Asupan Sehat Untuk Menghindari Kanker PayudaraKanker payudara masih menjadi hal yang menakutkan terutama bagi kaum hawa, baik di negara maju ataupun berkembang.  Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Clinical Oncology yang mengindikasikan bahwa mengkonsumsi 20 hingga 30 gram serat setiap hari dapat memperkecil resiko.
Dari para peneliti ini, serat dapat membantu menurunkan kadar hormone esterogen dalam tubuh.  Hormone esterogen diketahui merupakan faktor pertumbuhan dan perkembangan awal dari kanker payudara.
Pada sebuah teori menyatakan bahwa serat dapat menghambat proses penyerapan esterogen dalam darah.  Pada teori lain menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi banyak serat cenderung lebih sedikit mengkonsumsi lemak.  Diet tinggi lemak dapat meningkatkan resiko kanker payudara.
Dari Departemen Pertanian Amerika Serikat menyarankan 25 gram setiap hari untuk wanita, dan 38 gram setiap hari untuk pria.
Menurut ahli gizi dari New York menyatakan untuk mencukupi kebutuhan serat yang di sarankan, maka serat perlu diikutkan di dalam setiap waktu makan dan tidak untuk dilupakan ketika setiap kali ingin makan.  Untuk mencukupi kebutuhannya, memakan serat harus dimulai dari saarapan. Sarapan memang merupakan waktu makan paling sering tidak menyertakan serat, dan sering kali sarapan dinilai cukup dengan sepiring nasi putih dan satu jenis lauk tanpa sayur dan buah.
Sewaktu makan siang dan malam, sebaiknya tidak melupakan serat.  Dan disarankan penuhi piring dengan sayur terlebih dahulu sebelum kenyang dengan makanan lainnya.
Mengkonsumsi serat juga dapat dipenuhi melalui makanan ringan dan minuman, pilih camilan serat seperti apel, popcorn atau kentang panggang. Pada minuman, smoothies sayuran yang dicampur dengan biji – bijian.
Hindari JunkFood
Bila anda tidak ingin di bayangi oleh resiko penyakit kanker payudara, cara menghindari sangat beragam.  Menurut penelitian terbaru adalah hindari makanan junk food.
Pada penelitian tersebut menekankan pada remaja perempuan untuk menghindari junk food.  Pada penelitian tersebut menemukan kaitan yang kuat antara asupan lemak tinggi selama masa puber dengan kecepatan perkembangan sel kanker.
Sebelum tumor muncul, terjadi perubahan payudara, antaranya peningkatan pertumbuhan sel dan perubahan sel imun.  Proses ini berlanjut hingga orang tersebut beranjak dewasa yang berakibat pada munculnya tahap awal kanker payudara.  Para peneliti menemukan remaja perempuan yang konsumsi lemak tinggi memiliki penanda gen pada tumor mereka yang berkaitan dengan jenis kanker payudara paling akut.
Kanker ini secara alami lebih agresif dari kanker payudara biasa dan biasanya terjadi pada wanita dengan usia lebih muda.  Dengan kata lain dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemicu kanker adalah lemak, bukan dari berat badan orang yang mengkonsumsi.  Para peneliti juga mempercayai lemak, lemak jenuh dari hewani masih berbahaya meski porsinya kecil
Selada Air lawan kanker payudara
Selada termasuk jenis tanaman yang ternyata mengandung senyawa kuat yang dapat membantu melawan kanker payudara.
Pada penelitian di Inggris menyebutkan bahwa senyawa tanaman yang dikenal dengan Isothiocyanate Phenylethyl ini bisa menekan perkembangan dari sel kanker payudara.  Selada air bekerja dengan mematikan sinyal di dalam sel yang memancing pertumbuhan sel kanker. Ketika tumor dan kanker mencegah suplai darah, senyawa yang terkandung di dalam selada air akan mengirimkan sinyal pada sel normal untuk terus memberi oksigen dan nutrisi.
Senyawa pada selada air akan mengganggu sinyal sel kanker itu.  Selada air akan mencegah sel kanker yang memblokir darah dan oksigen pada tubuh seseorang.
Pada penelitian menemukan senyawa tanaman selada air yang juga efektif menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan usus besar.  Pada penelitian ini diketahui sekelompok kecil penderita kanker payudara diminat untuk makan semangkuk selada air dan darah mereka diuji klinis 24 jam kedepan.
Para peneliti tersebut menemukan tingkat signifikan dari senyawa tanaman selada air dalam melancarkan darah setelah memakan selada air.  Fungsi sinyal dari tanaman tersebut juga terukur mempengaruhi sel darah wanita. Jadi para peneliti menyimpulkan dan mempercayai bahwa banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menemukan dampak langsung dari selada air untuk mengurangi resiko kanker.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakan brokoli dan selada air dapat menurunkan tingkat resiko kanker payudara.  Selada air merupakan sumber kalsium yang kaya akan zat besi, kalium, magnesium dan seng. Selada air juga menyediakan vitamin C, E, A, K dan B dan folat.
Pink, kurangi resiko kanker payudara
Terdapat banyak produk makanan yang berwarna merah muda yang dapat mengurangi resiko kanker payudara.  Berikut produk makanan yang disarankan oleh sebagian peneliti, dan jenis makanan ini sebaiknya dikonsumsi organik untuk menghidari pestisida dan racun.
1. Kubis merah
Kubis merah mengandung senyawa indole carbinol yang memiliki potensi untuk mengurangi resiko kanker payudara.
2. Delima
Biji buah delima yang menyerupai permata dapat mencegah kanker payudara.  Pada penelitian menunjukkan bahwa buah delima dapat memblokir ezim tertentu (aromatase) yang dapat mengubah androgen menjadi esterogen.
3. Bit
Ekstrak merah bit dapat membantu menekan tumor multiorgan.  Para ahli mempertimbangkan untuk menggunakan bit sebagai obat anti kanker tradisional untuk mengurangi efek samping beracun.
4. Lobak
Lobak mengandung antioksidan yang tinggi yang dapat membantu mengurangi penyebaran sel kanker payudara.  Pada penelitian menunjukkan dengan mengkonsumsi kecambah lobak Jepang dapat menurunkan tumor mammae.
5. Wortel
Wortel mengandung betakaroten seperti buah jeruk.  Warna merah dan keunguan ada wortel menunjukkan kekuatan antioksidan tambahan yang dimiliki tanaman wortel ini.
6. Apel
Kulit merah pada buah apel menunjukkan anthocyanin yang efektif melawan kanker.  Buah apel juga mengandung quercetin, sebuah flavonol yang dapat menghambat pertumbuhan kanker payudara.
7. Ubi jalar
Ubi jalar mengandung antioksidan tinggi.  Daging jingga pada ubi ungu menunjukkan kandungan betakarotn yang dapat mengurangi resiko kanker payudara hingga 25% bila dikonsumsi secara teratur.  Pada penelitiandi Jepang yang menggunakan tikus sebagai obyek menunjukkan bahwa ekstrak ubi jalar dapat mengurangi tumor dan kanker pada tikus dan menahan pertumbuhan sel kanker yang baru.
8. Anggur
Anggur dapat melawan kanker, tetapi pada anggur yang tanpa alkohol.